Tingkatkan Pemanfaatan Data Terintegrasi, Disdikbud Natuna Gelar Workshop Data Backbone

DISDIKBUD NATUNA —  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna menyelenggarakan Workshop Pengelolaan dan Pemanfaatan Data Backbone Tahun 2026 di Gaharu Hall, Natuna Dive Resort, pada Rabu, 29 Juli 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta kapasitas para pemangku kepentingan dalam pengelolaan dan pemanfaatan data yang terintegrasi. Workshop tersebut turut menghadirkan narasumber dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yaitu Ismail Yusuf dan Al Riza Khadafy.

Workshop secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Nasria, S.Si. Dalam sambutannya, Nasria menyampaikan bahwa pengelolaan data yang baik dan terintegrasi memiliki peran penting dalam mendukung penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan pendidikan yang lebih tepat sasaran.

“Data merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung pengambilan kebijakan. Melalui workshop ini, kami berharap seluruh peserta dapat memahami konsep serta pemanfaatan data backbone secara lebih baik, sehingga data yang tersedia dapat dikelola secara terintegrasi dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung perencanaan maupun pengambilan keputusan,” ujar Nasria.

Lebih lanjut, Nasria juga mengharapkan agar kegiatan tersebut dapat memperkuat kolaborasi dan sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung pengelolaan data yang akurat, terbarui, serta dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Kegiatan workshop berlangsung sejak pagi hingga sore hari dan dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi pertama, Ismail Yusuf menyampaikan materi mengenai pengenalan, pengelolaan, serta pemanfaatan data backbone. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya integrasi dan pengelolaan data dalam mendukung kebutuhan informasi serta pengambilan kebijakan.

Selanjutnya, pada sesi kedua, Al Riza Khadafy menyampaikan materi terkait pengodean (coding). Pada sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai penerapan pengodean dalam mendukung pengelolaan, pengolahan, serta pemanfaatan data secara lebih efektif dan terstruktur.

Peserta workshop tidak hanya berasal dari lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh perwakilan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Baperida), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta para operator sekolah di Kabupaten Natuna.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kompetensi dalam mengelola serta memanfaatkan data backbone. Selain itu, workshop ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarinstansi dalam mewujudkan pengelolaan data yang terintegrasi, akurat, efektif, dan berkelanjutan.

Dengan pemanfaatan data yang semakin optimal, data backbone diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung penyusunan program, perencanaan pembangunan, serta pengambilan kebijakan berbasis data, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Natuna.

(DISDIKBUD/HF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *