DISDIKBUD NATUNA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna terus mendorong penerapan sistem evaluasi pembelajaran berbasis digital di sekolah-sekolah. Namun, keterbatasan jaringan internet di sejumlah wilayah masih menjadi tantangan dalam pelaksanaannya.
Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Tabrani, S.Pd., mengatakan pelaksanaan Ujian Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 berjalan sesuai dengan program pendidikan yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Menurutnya, sekolah-sekolah pada umumnya telah siap melaksanakan ujian karena kegiatan tersebut merupakan agenda rutin setiap tahun.
“Pelaksanaan ujian semester sudah menjadi program yang berjalan secara berkala. Dinas hanya meneruskan kebijakan dari kementerian, sementara sekolah telah mempersiapkan pelaksanaannya sejak awal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perubahan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir lebih banyak berkaitan dengan pengembangan kurikulum, khususnya peralihan dari Kurikulum 2013 menuju Kurikulum Merdeka. Meski demikian, tujuan evaluasi pembelajaran tetap sama, yakni mengukur capaian dan perkembangan peserta didik.
Selain itu, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi dalam sistem pembelajaran dan evaluasi. Sekolah yang memiliki akses internet memadai mulai menerapkan sistem digital, sedangkan sekolah di daerah dengan keterbatasan jaringan masih menggunakan metode manual.
“Digitalisasi menjadi arah kebijakan pendidikan saat ini. Namun, penerapannya harus menyesuaikan kondisi di lapangan, terutama bagi sekolah yang akses internetnya belum optimal,” jelas Tabrani.
Menurutnya, hasil ujian semester tidak hanya digunakan untuk menilai kemampuan akademik siswa, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Ke depan, Dinas Pendidikan Natuna akan memperkuat peran pengawas sekolah untuk melakukan pembinaan dan pemantauan secara lebih intensif. Hasil evaluasi yang diperoleh nantinya akan dibahas bersama para pemangku kepentingan pendidikan sebagai dasar penyusunan langkah peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Natuna.
Tabrani berharap seluruh siswa dapat menjadikan ujian semester sebagai motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri sehingga mampu menghadapi tantangan di masa depan.
(DISDIKBUD/HF)

