DISDIKBUD NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan dan mempromosikan budaya lokal. Pada Minggu, 12 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kabupaten Natuna, Bidang Kebudayaan yang dipimpin Hadisun, S.Ag sukses menyelenggarakan Lomba Karnaval Budaya di kawasan Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur.
Kegiatan yang menjadi agenda penting dalam kalender kebudayaan daerah ini diikuti oleh 18 peserta, terdiri dari kelompok lomba dan eksibisi. Hadisun menjelaskan bahwa karnaval budaya ini dirancang sebagai ruang ekspresi masyarakat untuk menampilkan karya kreatif yang mencerminkan kekayaan budaya Natuna.
“Kami ingin memberikan panggung bagi masyarakat agar dapat menampilkan karya terbaik mereka tentang budaya Natuna. Kegiatan ini bukan sekadar parade kostum, tetapi juga sarana edukasi dan pelestarian nilai budaya,” ujar Hadisun, S.Ag, Kepala Bidang Kebudayaan Disdik Natuna.
Para peserta unjuk kreasi dengan menampilkan kostum bertema permainan tradisional, aktivitas masyarakat tempo dulu, kesenian, peralatan kerja, kuliner khas, hingga kerajinan tangan. Beberapa kelompok juga menampilkan kostum yang terinspirasi dari hasil laut Natuna seperti perikanan dan kehidupan bahari.
Selain memperagakan kostum, setiap peserta diwajibkan menjelaskan filosofi dan makna di balik rancangan mereka. Penjelasan tersebut dibacakan oleh pembawa acara di hadapan para pemangku kepentingan dan dewan juri.
“Seluruh kostum dinilai oleh para ahli sesuai bidangnya masing-masing, sehingga penilaian dilakukan secara independen dan profesional,” jelas Hadisun.
Ribuan masyarakat tampak memadati kawasan Pantai Piwang untuk menyaksikan jalannya karnaval. Demi kelancaran acara, sejumlah ruas Jalan Soekarno-Hatta ditutup sementara, dengan pengamanan dari TNI, Polri, dan unsur Pemerintah Kabupaten Natuna.
Lomba ini tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga bertujuan memperkenalkan warisan budaya Natuna kepada generasi muda, sekaligus mendorong kreativitas dalam memaknai tema “Natuna Samudera Budaya.”
Hadiah disiapkan untuk tiga pemenang utama, dengan juara pertama berhak membawa pulang Rp10 juta.
Melalui kegiatan ini, Bidang Kebudayaan Disdik Natuna berharap semangat pelestarian budaya dapat terus tumbuh dan menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Natuna.
(DISDIKBUD/HF)


